7 Tips Penting Investasi Rumah Kontrakan Bagi Pemula

Linamasa.com – Melakukan investasi rumah kontrakan adalah salah satu peluang yang bagus untuk mendatangkan penghasilan. Ini disebabkan karena dunia properti kian hari semakin naik harganya sehingga membuat siapa pun yang memiliki tanah atau rumah bisa mendapatkan banyak untung.

Namun, bagaimana cara sukses untuk investasi rumah kontrakan in? Apa yang harus dilakukan di awal? Apa keuntungan dan kerugian yang akan didapatkan dari bisnis investasi ini? Nah, untuk menjawab semua rasa penasaran Anda, berikut ini berbagai ulasan lengkap tentang investasi rumah kontrakan yang harus diketahui.

Tips Memulai Bisnis Sewa Rumah Kontrakan

1. Cari Rumah di Lokasi Strategis

Jika ingin memulai bisnis investasi rumah kontrakan langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mencari yang lokasinya strategis. Ini dikarenakan lokasi kontrakan yang strategis lebih mudah dijangkau banyak orang.

Anda bisa memulai membangun kontrakan yang lokasinya dekat dengan kawasan industri, kampus, pasar, supermarket, rumah sakit, dan sarana transportasi.

Terutama untuk kontrakan yang ada di bagian kawasan industri memiliki peluang besar karena akan banyak didatangi oleh orang yang merantau dan bekerja di daerah industri tersebut.

Baca Juga:  3 Tips Penting Berinvestasi untuk Pasangan Keluarga Muda

2. Pilih Harga Lahan Tanah

Tips lainnya untuk investasi rumah kontrakan yang harus dipertimbangkan adalah memilih harga lahan tanah. Umumnya, harga tanah menjadi tinggi karena lokasi berada di daerah perkotaan atau lokasi yang strategis.

Untuk mengatasi ini, Anda dapat mencari atau membeli lahan yang berada di pinggiran kota. Sebab, tanah yang ada di pinggiran kota masih memiliki harga lebih murah dan potensial dimasa mendatang akan semakin ramai.

3. Tentukan Rate Biaya Sewa

Sebelum membangun kontrakan, sudahkah Anda membandingkan harga sewa kontrakan per bulan atau per tahunnya? Jika belum, maka tips yang satu ini tak boleh dilewatkan begitu saja.

Anda bisa menentukan harga sewa kontrakan dengan perhitungan rumus 5% x harga jual rumah. Untuk mendapatkan informasi harga sewa kontrakan, Anda bisa bertanya ketika Anda ingin membeli tanah yang akan dibangun kontrakan.

Jangan lupa, cari juga lokasi kontrakan yang memiliki lingkungan bersih agar penyewa bisa lebih nyaman.

4. Prediksi Prospek Perkembangan Wilayah

Salah satu penentu bagus tidaknya investasi kontrakan adalah prospek wilayahnya. Ini bisa diketahui dari perkembangan infrastruktur di sekitarnya.

Bagaimana pembangunan jalannya? Apakah di sana ramai penduduk? Apa saja fasilitas-fasilitas umum seperti sekolah dan rumah sakit yang sudah dibangun di sekitarnya?

Baca Juga:  Investasi Ruko Menguntungkan, Ini Tips dan Keuntungannya

5. Perhatikan Sisi Desain Rumah

Ini sering dilupakan oleh para calon investor rumah kontrakan, padahal desain rumah cukup berpengaruh terhadap nilai jual sebuah rumah kontrakan. Kontrakan yang bagus dan rapi tentu lebih disukai daripada kontrakan yang jelek dan amburadul.

Tata bagian dalam dan luar rumah, buatlah area taman kecil yang hijau di depan agar para penghuninya nyaman. Ciptakan kesan lapang meski ukuran rumah kontrakan Anda tidak terlalu besar.

6. Rawat Rumah Kontrakan dengan Baik

Rumah kontrakan jangan hanya dijadikan mesin uang, Anda juga harus rajin merawatnya. Hal-hal penting seperti atap dan petualangan, saluran air bersih dan air kotor, serta kelistrikan yang harus di maintenance secara teratur.

Ini agar para penghuni rumah kontrakan Anda merasa nyaman dan tidak terganggu dengan segala kerusakan yang mungkin terjadi.

7. Pasarkan dengan Baik

Langkah terakhir yang harus dilakukan ketika investasi rumah kontrakan adalah memasarkan alias mempromosikannya dengan baik.

Anda bisa bergabung dalam grup-grup jual beli rumah dan kontrakan di Facebook. Unggah beberapa foto terbaik rumah Anda, sertakan alamat lengkap dan kontak agar calon penyewa bisa mudah menghubungi Anda.

Baca Juga:  Instrumen Penting Dalam Bisnis Properti yang Harus di Pahami

Keuntungan Investasi Rumah Kontrakan

Ada banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari investasi rumah kontrakan, di antaranya:

1. Peminatnya Tinggi

Semakin mahalnya harga tanah dan rumah membuat banyak orang, khususnya kalangan keluarga muda memilih untuk mengontrak rumah sebagai hunian pertama mereka yang nyaman. Peluang ini harus bisa Anda manfaatkan dengan baik.

2. Harga Sewa Meningkat

Seiring dengan kenaikan harga properti, harga sewa rumah pun cenderung mengalami kenaikan. Apalagi jika kawasan tempat kontrakan Anda semakin berkembang, harga sewanya pun akan semakin melesat.

3. Memaksimalkan Keuntungan dari Lahan Kosong

Alih-alih membiarkan lahan kosong atau rumah Anda tidak terawat, Anda bisa membangun sebuah rumah kontrakan yang pastinya punya nilai ekonomi lebih tinggi. Dalam bahasa ekonominya, capital gain dari bisnis kontrakan ini masih cukup tinggi.

4. Rumah Jadi Terawat

Rumah kosong tak berpenghuni sudah pasti akan jadi kotor, rusak, dan bahkan terkesan angker. Dengan dihuninya rumah Anda oleh pengontrak, rumah Anda akan menjadi lebih terawat, bersih, dan terjaga.

Bagaimanapun juga, aset Anda akan aman selama sang pengontrak mau melakukan pemeliharaan kecil pada rumah Anda.

5. Bisa Dijadikan Agunan

Jika suatu saat Anda membutuhkan pinjaman dari bank, Anda tak perlu pusing lagi karena Anda memiliki aset berharga berupa bangunan rumah.

Jadi, selain bisa dijadikan ladang uang lewat bisnis kontrakan, rumah Anda juga bisa dijadikan jaminan saat mengajukan pinjaman.

Baca Juga:  6 Pertimbangan yang Harus Dipikirkan Sebelum Mengajukan Kredit Pinjaman

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Investasi Rumah Kontrakan

Meski kontrakan tampak menggiurkan, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan.

1. Biaya Perawatan

Untuk menghindari perselisihan antara pemilik rumah dan pengontrak, harus ada kesepakatan di depan.

Misalnya, untuk kerusakan berat, seperti atap rusak, pemilik rumah wajib memperbaikinya. Sedangkan untuk kerusakan ringan seperti keran air macet, maka pengontrak yang memperbaikinya.

2. Fungsinya Bisa Bergeser

Dalam hal ini, rumah kontrakan Anda yang seyogyanya hanya dijadikan hunian bisa bergeser fungsinya. Banyak sekali contoh di mana pemilik kontrakan mendapat masalah karena pengontrak menjadikan rumah kontrakannya sebagai tempat maksiat, sarang perjudian, atau jual beli obat-obatan terlarang.

3. Jangka Waktu Sewa Tidak Menentu

Setiap pengontrak punya jangka waktu sewa sendiri-sendiri sesuai kebutuhan. Ada yang mengontrak sampai bertahun-tahun, ada yang belum genap setahun sudah ditinggal.

Anda harus siap dengan itu. Artinya, ketika kontrakan Anda kosong belum berpenghuni, Anda tidak akan mendapatkan pemasukan.

Demikianlah berbagai hal yang perlu Anda ketahui ketika hendak berbisnis kontrakan, baik itu keuntungannya dan kekurangannya. Tertarik untuk memulai bisnis ini?

Baca Juga:  Cara Menabung untuk Membeli Rumah dengan 5 Jurus Jitu Ini!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google Berita.

Check Also

kkn di desa penari

Tembus 1 Juta Penonton, Film KKN di Desa Penari Baru Tayang 4 Hari

Linamasa.com – Baru tayang 4 hari, film KKN di Desa Penari tercatat sudah tembus angka …