...
alat cek tensi darah
Freepik/jcomp

Tensi Darah Rendah dan Cara Mengatasinya dengan Cepat

Linamasa.com – Anda sering menderita tensi darah rendah? Anda tidak perlu khawatir. Kini ada banyak cara yang mampu meningkatkan tekanan darah rendah sehingga Anda bisa menikmati darah normal atau kondisi fisik sehat.

Meskipun tidak perlu dikhawatirkan, Anda tetap harus mengatasi darah rendah dengan serius. Jika tidak, Anda bisa mengalami banyak gangguan kesehatan. Bahkan, Anda tiba-tiba bisa pingsan di mana pun Anda berada.

Tentu saja, hal ini sangat merepotkan. Tidak hanya Anda yang repot. Orang di sekitar Anda juga ikut repot untuk menolong Anda. Selain itu, tekanan darah rendah juga bisa mengurangi produktivitas Anda.

Singkat kata, kita harus segera melakukan langkah-langkah untuk mengatasi tensi darah rendah ini. Anda harus berusaha menaikkan atau meningkatkan tensi darah Anda hingga menjadi tensi darah normal.

Gejala darah rendah adalah kepala sering merasa pusing, berkeringat dingin, pucat, mual, penglihatan kabur, wajah pucat, sulit melakukan konsentrasi, mudah merasa lelah dan lemah. Bahkan, dalam beberapa kasus, penderita tekanan darah rendah bisa jatuh pingsan.

Cek tensi darah paling baik dilakukan saat bangun tidur dan belum melakukan suatu aktivitas apa pun. Pengukuran atau cek tidak hanya sekali. Jika dari tiga kali pengukuran hasilnya hampir sama dan semua menunjuk tensi rendah, ya berarti tekanan darah Anda memang rendah.

Tetapi, pengukuran tensi saat bangun tidur jarang terjadi. Mengapa? Karena kebanyakan orang tidak punya alat pengukur darah sendiri. Yang terbanyak, pengukuran tensi ya saat periksa dokter.

Jika Anda punya dana, ya Anda bisa memiliki alat pengukur tensi darah sendiri. Pilih alat cek tensi darah digital. Cari harga yang murah sehingga tidak akan menguras isi kantung.

Disebut tensi darah rendah jika tekanan darah Anda di bawah 90/60 mmHg. Yang paling baik atau normal adalah di sekitar 120/80 mmHg. Tetapi, bagi Anda berusia di bawah 60 tahun, tensi darah di bawah 140/90 masih ditoleransi sebagai darah normal.

Bagi Anda berusia lebih dari 60 tahun, tensi di bawah 150/90 masih ditoleransi sebagai tekanan darah normal.

Tetapi, Anda tetap harus waspada dan berhati-hati. Ada yang menyebutkan bahwa tensi darah di bawah 140/90 masih aman, tetapi tergolong pra-hipertensi.

Jika tidak Anda tidak berusaha menurunkannya, maka bisa menjadi naik menjadi tekanan darah tinggi. Begitu juga dengan tensi darah di bawah 150/90 bagi Anda yang berusia di atas 60 tahun, tetap harus hati-hati dan berusaha menurunkannya.

Sebab, ia dengan mudah bisa menjadi darah tinggi. Demikian pula apabila tensi darah Anda di bawah 100/80, Anda juga harus waspada. Anda harus berusaha meningkatkan tensi Anda biar tidak menjadi sangat rendah.

Cek tensi darah penting untuk memastikan bahwa Anda sehat. Tekanan darah tidak terlalu rendah atau menderita hipotensi. Jika ternyata tensi darah Anda rendah, Anda harus meningkatkannya sehingga tubuh Anda sehat.

Banyak cara bisa Anda lakukan untuk meningkatkan tensi darah rendah. Tetapi sebelum berbicara tentang cara meningkatkan tensi darah, sebaiknya Anda tahu jenis-jenis tekanan darah rendah. Ini sangat penting karena cara meningkatkan tekanan darah sesuai dengan jenis tensi rendah.

1. Hipotensi Kronis akibat Punya Sakit Jantung

Penyebab hipotensi atau tensi darah rendah yang kronis adalah kondisi yang bersifat jangka panjang. Misalnya, Anda menderita sakit jantung atau addison.

Cara terbaik mengatasi darah rendah jenis ini adalah menyembuhkan dulu sakit jantung atau addisonnya. Setelah berhasil, Anda baru meningkatkan darah rendah.

Disebut hipotensi kronis karena perkembangan yang sangat cepat dan drastis. Selain itu bisa menimbulkan kerusakan di jantung, otak, ginjal, dan mata. Jadi, hati-hati dengan darah rendah. Segera atasi jika tensi darah Anda rendah.

2. Hipotensi Akut Saat Banyak Pendarahan

Ini adalah hipotensi atau tekanan darah rendah akibat shock berat, mengalami pendarahan yang hebat, serangan jantung, dsb. Kondisi ini membuat pasokan darah dan oksigen ke seluruh organ tubuh tidak bisa berjalan lancar.

Tentu ini tidak boleh dibiarkan, sebab nantinya bisa mengganggu kesehatan Anda. Tidak hanya itu. Darah rendah akut bahkan bisa menyebabkan kematian akibat penurunan tensi dalam waktu yang relatif singkat.

3. Hipotensi Ortostatik, Bisa Kehilangan Kesadaran

Darah rendah ini terjadi saat Anda berubah posisi. Misalnya, saat bangkit dari tempat tidur, Anda merasa penglihatan berkunang-kunang dan tubuh Anda kehilangan keseimbangan. Penurunan tensi bisa lebih dari 20/10 mmHg akibat berkurangnya aliran darah ke otak.

Pada kondisi seperti itu, Anda bisa pingsan atau kejang. Ini biasanya dialami oleh mereka yang berusia 65 tahun lebih. Cara mengatasi tekanan darah rendah jenis ini adalah dengan mengurangi penyebabnya. Misalnya, jika Anda mengalami darah rendah akibat berdiri lama, ya jangan berdiri lama.

4. Hipotensi Vasovagal akibat Berdiri Terlalu Lama

Darah rendah jenis ini terjadi saat Anda berdiri terlalu lama. Lihat saat ada upacara Agustusan atau upacara lainnya, sering ada peserta yang pingsan, terutama anak-anak. Tetapi, biasanya anak segera sadar kembali dalam waktu singkat setelah dilakukan pertolongan.

Tentu saja, cara mengatasi darah ini dengan tidak berdiri terlalu lama. Apalagi, berdiri di bawah terik matahari. Ini akan membuat Anda bisa jatuh pingsan.

Minum air putih yang banyak bisa menjadi solusi atas terjadinya tekanan darah rendah. Banyak orang menderita darah rendah akibat kurang minum air putih atau terjadi dehidrasi.

Tentu saja, mengonsumsi makanan sehat, mengonsumsi buah, menghindari minuman alkohol dan mengkonsumsi makanan banyak garam bisa membantu untuk meningkatkan tensi darah rendah secara alami dan cepat. Ya, masih banyak cara lain yang bisa Anda lakukan untuk membuat tekanan darah Anda normal dan sehat.

Demikian beberapa masalah fatal pada penderita tensi darah rendah jika tidak segera di atasi dan harus Anda waspadai serta bagaimana mengatasi tensi darah rendah dengan tepat dan cepat. Semoga artikel ini bermanfaat untuk menjaga diri Anda agar selalu sehat. Sebab, dengan sehat ini tak hanya membuat anda nyaman dan akan membuat Anda produktif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google Berita.

About Redaksi

Check Also

Heatwave

Apa Itu Heatwave? Simak Selengkapnya di Sini Beserta Penyebab dan Dampaknya!

Linamasa.com – Gelombang panas atau yang sering disebut sebagai heatwave, menjadi sorotan utama dalam perbincangan …