...
pria berjenggot
Freepik/cookie_studio

Sering Cukur Kumis, Pahami Cara Ini Agar Tak Iritasi

Linamasa.com – Sebagian merasa risih memiliki kumis dan jenggot seringkali dianggap mengganggu penampilan. Supaya penampilan seorang pria terlihat lebih awet muda, mencukur kumis dan jenggot harus dilakukan secara rutin. Terlebih lagi bagi para pria yang mempunyai brewok, seminim – minimnya harus melakukan pencukuran 2 hari sekali.

Wajah yang bersih membuat penampilan menjadi lebih terawat dan rapi. Kumis dan jenggot yang rapi, bagi para pebisnis sangat penting untuk diperhatikan agar terkesan profesional dimanapun berada.

Lantas, bagaimana cara mencukur kumis dan jenggot yang benar agar terhindar dari resiko iritasi, apalagi jika dilakukan terlalu sering?

Berdasarkan keterangan dari American Academy of Dermatology, cara mencukur kumis dan jenggot yang bisa diterapkan antara lain :

1.Usahakan untuk Membasahi Area yang Hendak Dicukur

Sebelum mencukur kumis dan jenggot, ada baiknya untuk membasahinya terlebih dahulu. Kebanyakan pria masih salah kaprah dalam hal ini. Banyak yang langsung mencukurnya begitu saja tanpa dibasahi terlebih dahulu.

Padahal ini sangat penting untuk diperhatikan agar terhindar dari iritasi kulit. Kulit yang dalam kondisi kering, mempunyai resiko lebih besar untuk iritasi saat bergesekan langsung dengan benda tajam seperti mata pisau cukur. Bahkan sebagian besar pria pernah mengalami luka – luka pasca cukuran.

Dengan membasahi bagian yang hendak dicukur, bertujuan untuk membuatnya lebih lembab. Dengan demikian, proses mencukur kumis dan jenggot pun akan menjadi lebih mudah. Dilansir dari unggahan situs Teen’s Health, disarankan untuk membasahi kumis dan jenggot menggunakan air hangat. Tujuannya adalah untuk membuka pori – pori pada kulit.

2.Gunakan Krim atau Gel Khusus untuk Cukur

Sebagian besar pria banyak yang melewatkan penggunaan krim atau gel khusus untuk cukur dengan berbagai alasan. Mulai dari ribet, harganya mahal hingga malas. Padahal keberadaan krim cukur bisa membantu melumasi kumis dan jenggot agar proses mencukur menjadi lebih mudah serta aman. Dengan menggunakan krim, Anda akan terbebas dari iritasi hingga resiko terluka.

3.Cukur Kumis dan Jenggot Searah Tumbuhnya Rambut

Untuk mencegah terjadinya iritasi pada kulit, pihak Asosiasi Dokter Kulit Amerika memberikan saran agar saat mencukur kumis dan jenggot mengikuti arah dari tumbuhnya rambut tersebut. Selain bisa memudahkan proses pencukuran hingga ke pangkalnya, rasa sakit atau perih pasca pencukuran pun tak akan Anda rasakan.

4.Lakukan Pencukuran Secara Perlahan

Mencukur kumis dan jenggot tak disarankan terburu – buru karena sangat berbahaya dan memiliki resiko terluka yang lebih besar. Pastikan Anda melakukannya secara perlahan dengan memperhatikan setiap bagian yang dicukur saat berada di depan cermin.

Selain itu, jika pada bagian yang hendak Anda cukur terdapat banyak jerawat, lakukanlah dengan hati – hati agar tak memperparah peradangan.

5.Pilih Pisau Cukur yang Benar – Benar Tajam

Pisau cukur yang tajam akan membantu Anda mendapatkan hasil cukur yang sempurna dan bersih. Jangan sekali – kali menggunakan pisau cukur yang sudah tumpul. Selain bisa melukai wajah, pisau cukur yang tumpul tak efektif membersihkan kumis dan jenggot secara menyeluruh. Terlebih lagi jika alat cukur tersebut sudah digunakan berkali – kali, kehigienisannya patut dipertanyakan.

Perlu Anda pahami bahwa pisau cukur yang tak higienis bisa menyebabkan munculnya berbagai masalah kulit pada wajah. Mulai dari jerawat, penyakit kulit dan masalah lainnya.

6.Jangan Lupa Bersihkan Pisau Cukur

Selesai menggunakan alat cukur, jangan lupa untuk segera membersihkannya. Kotoran rambut yang menumpuk pada pisau dan tak segera dibersihkan, akan membuat pisau cukur menjadi lebih cepat tumpul serta beresiko menjadi tempat tumbuhnya bakteri. Kemudian, setelah pisau cukur sudah berkali – kali digunakan, segeralah ganti.

7.Perhatikan Tempat Penyimpanan Alat Cukur

Agar tak lembab, alat cukur harus disimpan di tempat kering. Pisau cukur yang lembab, sangat rawan terhadap paparan kuman dan bakteri sehingga beresiko terjadi banyak masalah pada kulit.

Dengan memperhatikan beberapa langkah mencukur kumis dan jenggot di atas, hasil yang maksimal akan terlihat lebih bersih dan rapi , tanpa harus meninggalkan rasa sakit atau bahkan luka serius. Bagi Anda yang ingin tampil lebih maskulin, bisa dirapikan secara berkala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google Berita.

About Redaksi

Check Also

Baby Blues

Apa Itu Baby Blues? Ini Ciri-ciri, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Linamasa.com – Kelahiran buah hati membawa kebahagiaan yang tak terhingga bagi orang tua. Namun, banyak …