bendera indonesia
Freepik/slon.pics

10 Film Pilihan Tentang Sejarah Indonesia Lengkap

Linamasa.com – Sejarah bangsa Indonesia sangatlah panjang jika dipelajari secara mendetail. Berbagai macam film sejarah Indonesia dari dulu hingga sekarang masih sering diproduksi sebagai upaya memberikan pengetahuan pada para penerus bangsa. Kisah hidup para tokoh penting bangsa pun sudah banyak diangkat menjadi film.

Jika Anda sosok orang yang senang dengan film berlatar belakang sejarah, beberapa film tentang sejarah Indonesia di bawah ini bisa dijadikan referensi. Apa saja judul filmnya?

1.Max Havelaar

Film Max Havelaar dirilis pada tahun 1976 dan diproduksi oleh Fons Rademakers. Diperankan oleh Peter Faber, Sacha Bulthuis, dan Adendu Soesilaningrat. Judul lengkap dari film ini adalah Max Havelaar of de Koffieveilingen der Nederlandsche Handelsmaatschappij yang artinya Max Havelaar, Lelang Kopi Maskapai Dagang Belanda.

Dalam film ini menceritakan kisah Havelaar seorang Belanda dengan pemikiran idealis dan sangat mencintai keluarganya. Selama bertugas ke Hindia Belanda (Indonesia), ia menempati posisi sebagai asisten residen di Lebak Banten. Meskipun ia adalah seorang penjajah, tapi pemikirannya tak sejalan dengan pemerintahan yang diterapkan oleh negaranya yakni memeras para masyarakat pribumi.

Karena sikapnya tersebut, ia tak lama bertugas di Lebak Banten dan dipulangkan ke Belanda. Karena begitu kontroversialnya, film ini sempat dilarang pada era pemerintahan Orde Baru.

[irp posts=”1390″ name=”Tembus 1 Juta Penonton, Film KKN di Desa Penari Baru Tayang 4 Hari”]

2.Tjoet Nja Dhien

Film Tjoet Nja Dhien dirilis pada tahun 1988 yang diproduksi oleh Kanta Indah Film. Pemeran utama dalam film ini antara lain seperti Pitradjaya Burnama, Christine Hakim dan Rudy Wowor.

Film ini menceritakan tentang perjuangan yang dilakukan oleh seorang perempuan yang berasal dari Aceh dan kawan – kawannya dalam upaya melawan penjajahan pemerintah Belanda. Aceh terkenal sangat gigih dalam memerangi para penjajah kala itu selama menduduki nusantara.

Peperangan yang terjadi di Aceh menjadi salah satu peperangan yang berlangsung paling lama selama melawan colonial Belanda. Tjoet Nja Dhien merupakan sosok pemimpin hebat dengan kepribadian pantang menyerah. Film Tjoet Nja Dhie juga berhasil membuka dunia perfilman di Indonesia karena menjadi film pertama yang ditayangkan di Festival Film Cannes.

3.Murudeka 17805

Murudeka dirilis pada tahun 2001 yang diproduksi oleh Toho, Rapi Films. Film ini mengisahkan tentang perjuangan di masa penjajahan Jepang yang dibintangi oleh Naoki Hosaka, Chieko Matsubara dan Miki Fujitani.

Murudeka mengangkat latar pada masa Perang Dunia II, dimana negara Jepang sedang terpuruk dan akhirnya kalah. Adegan yang paling menonjol dari film ini menampilkan banyak peperangan dan dukungan penuh dari TNI AD. Kode angka yang ada pada penamaan film ini merupakan penanggalan yang dibuat oleh kekaisaran Jepang.

[irp posts=”1601″ name=”Sosok Badarawuhi Asli yang Kini Menjadi Perbincangan Hangat di Film KKN Desa Penari”]

4.Trilogi Merdeka

Trilogi Merdeka dirilis pada tahun 2009 hingga 2011 yang diproduksi oleh Media Desa Indonesia, Margate House dan disutradarai Conor Allyn dan Yadi Sugandi. Beberapa pemeran yang turut mendukung kesuksesan film ini antara lain seperti Teuku Rifnu Wikana, Zumi Zola, Donny Alamsyah, Darius Sinathrya, dan Lukman Sardi.

Trilogi Merdeka sendiri memiliki makna khusus untuk mengajak kita semua untuk tahu lebih banyak tentang perjuangan Bangsa Indonesia selama melawan para tentara Belanda. Produksi film ini sendiri menghabiskan dana hingga Rp 60 miliar.

5.Soekarno : Indonesia Merdeka

Soekarna dirilis tahun 201 4 yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo melalui Dapur Film dan diperankan oleh Ario Bayu, Muhammad Adbe, dan Moch Achir.

Pada film ini, fokus pada cerita tentang perjalanan Soekarno muda hingga sukses menjadi bapak pendiri bangsa Indonesia. Ia harus menerima segala konsekuensi hingga harus keluar masuk penjara akibat kata – kata ya sering ia ucapkan yakni ‘ Merdeka ‘.

Film ini juga dibumbui dengan kisah cinta Soekarno dengan Fatmawati. Karena munculnya kisah cinta Soekarno tersebut, ternyata dari pihak keluarga sempat terjadi kontroversi.

[irp posts=”573″ name=”5 Deretan Film Terlaris Sepanjang Masa, Sudah Nonton?”]

6.Battle of Surabaya

Battle of Surabaya dirilis pada tahun 2015 merupakan film yang dikemas dalam bentuk animasi 2D. Film ini disutradarai oleh Aryanto Yuniawan melalui MSV Studio, STMIK Amikom dengan pengisi suara Keagan Kang, Maudy Ayunda dan Reza Rahadian. Meski tokoh yang ditampilkan adalah fiktif belaka, namun dalam pengambilan latarnya menggunakan masa perang Surabaya yang terjadi pada tahun 1945.

Tokoh utama pada film ini merupakan seorang remaja bernama Musa yang berprofesi sebagai tukang semir sepatu. Ia juga seorang sosok kurir bagi para pejuang di Surabaya dan TKR dalam peristiwa penting pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

7.Kartini

Kartini dirilis pada tahun 2017 yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo melalui Legacy Pictures, Screenplay Films dan diperankan oleh Dian Sastrowardoyo, Reza Rahadian dan Adinia Wirasti.

Film Kartini, mengangkat cerita kisah seorang Kartini yang kala itu menjadi pejuang emansipasi wanita di Indonesia. Untuk mengapresiasi perjuangannya, pertama kali film Kartini dibuat pada tahun 1984 hingga terbaru pada tahun 2017.

Kartini merupakan sosok perempuan yang hidup dari latar belakang keluarga ningrat. Namun, ia harus dihadapkan dengan kenyataan pahit dimana melihat secara langsung ibunya harus terbuang dari lingkungan keluarganya sendiri karena berlatar belakang keluarga biasa.

Melihat hal itu, Kartini berupaya keras agar dirinya dan para perempuan lain tak senasib dengan ibunya. Ia berusaha memperjuangkan kesetaraan terutama dalam hal pendidikan untuk kaumnya.

[irp posts=”1165″ name=”Deretan Film Bertajuk Pemberdayaan Perempuan di Hari Kartini”]

8.Guru Bangsa : Tjokroaminoto

Guru Bangsa, Tjokroaminoto dirilis pada tahun 2015 yang disutradarai oleh Garin Nugroho dan diperankan oleh Reza Rahadian, Christine Hakim, Chelsea Islan, Putri Ayudya, Alex Abbad.

Film ini mengisahkan tentang perjalanan Tjokroaminoto yang merupakan salah satu Pahlawan Nasional. Latar belakangnya sendiri diambil pada masa penjajahan Belanda di tahun 1800 an dimana memasuki babak baru setelah tanam paksa.

Tjokroaminoto adalah seorang bangsawan dari Ponorogo dan berpendidikan tinggi. Karena pengetahuan luas yang dimilikinya, ia berusaha untuk berjuang melihat kesengsaraan masyarakat pribumi dengan mendirikan organisasi bernama Sarekat Islam.

9.Jenderal Soedirman

Film Jenderal Soedirman dirilis pada tahun 2015 yang disutradarai oleh Viva Westi melalui Padma Picture dan diperankan oleh Adipati Dolken, Ibnu Jamil dan Gogot Suryanto.

Jenderal Soedirman dikenal sebagai salah satu tokoh Pahlawan Nasional yang cukup penting. Karena perannya pada masa penjajahan yang begitu hebat, banyak jalan – jalan utama di Indonesia yang menggunakan namanya sebagai bentuk penghormatan atas jasa – jasa yang diberikan.

[irp posts=”926″ name=”5 Aplikasi Download Film Gratis di Android Terbaru 2022″]

10. Sang Kiai

Film Sang Kiai dirilis pada tahun 2013 yang disutradarai oleh Rako Prijanto melalui Rapi Films dan diperankan oleh Ikranagara, Christine Hakim, Agus Kuncoro dan Adipati Dolken.

Dalam film ini mengisahkan tentang perjuangan Sang Kiai yang merupakan tokoh Nahdlatul Ulama asal Jombang, Jawa Timur dalam memerangi para penjajah dan memperjuangkan Kemerdekaan.

Film – film sejarah Indonesia lainnya yang tak kalah menarik seperti Soegija, Wage, Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta, Di Balik 98, Perburuan dan masih banyak lagi. Dengan menonton berbagai film sejarah tersebut, diharapkan bisa meningkatkan rasa nasionalisme kita semua dan turut serta mengabdikan diri untuk meneruskan perjuangan mereka demi memajukan Bangsa Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google Berita.

Check Also

Pesulap Merah vs Gus Syamsudin

Masalah Antara Gus Syamsudin dan Pesulap Merah

Gus Syamsudin yang dikenal sebagai Ahli Spiritual, belakangan ini diketahui tengah berseteru dengan seorang konten …