wisata alam
Pexels/RF._.studio

Wisata Gunung Rinjani Lombok, Menikmati Lanskap Eksotis dari Ketinggian

Linamasa.com – Salah satu gunung yang memiliki daya tarik tersendiri, dan menjadi tantangan para pendaki untuk menaklukan puncaknya adalah Gunung Rinjani, gunung berapi tertinggi kedua yang ada di nusantara.

Gunung yang terhampar dan memiliki tinggi menjulang sekitar 3726 meter diatas permukaan laut ini, merupakan salah satu gunung yang kaya akan sisi historis mitosnya yang menyelimuti pesona indahnya alam yang terhampar di dalamnya.

Gunung yang konon menjadi kerajaan kecil Dewi Anjani yang berada di Lombok ini, memang menyimpan banyak sekali sisi – sisi mitos yang ada didalamnya. Namun, hal ini justru yang membuat banyak pendaki merasa tertantang untuk menaklukan puncak gunung rinjani ini.

Banyak hal menarik yang bisa anda temui di sekitar kawasan Gunung Rinjani ini. Mulai dari segara anaknya yang memikat, pesona puncak gunungnya yang indah, hingga hamparan pemandangan indah yang menjadi lanskap eksotis untuk anda kunjungi.

Berikut ini adalah beberapa ulasan mengenai wisata Gunung Rinjani Lombok yang menjadi salah satu destinasi wisata menarik yang ada di Lombok, khususnya untuk anda yang berjiwa petualang.

Baca Juga:  Mengeksplorasi Keindahan Pantai Segara Ayu di Bali

Beragam Macam Wisata Gunung Rinjani Lombok

Segara Anakan

Kawasan yang menjadi salah satu hal yang paling eksotis, di gunung rinjani ini adalah Segara Anakan yang merupakan salah satu danau alami, dimana letusan gunung berapi yang menyebabkan danau ini terbentuk secara alami.

Airnya berwarna biru, ditengah terdapat daratan mengerucut yang disebut Gunung Anak Baru Jari yang berdasarkan pengamatan terus bertambah tinggi seiring adanya kegiatan vulkanis. Kawasan segara anakan ini, merupakan salah satu kawasan yang berada di ketinggian 2.800 mdpl.

Di kawasan Danau Segara Anak ini tak sedikit para pendaki yang melakukan beberapa kegiatan seperti berkemah, berendam di air belerang yang hangat, bahkan ada juga yang memancing ikan. Kawasan ini memiliki sisi mitos yang dipercaya dapat membantu masyarakat menyembuhkan aneka penyakit.

Pesona Flora dan Fauna

Selain itu, untuk kawasan gunung Rinjani ini, juga memiliki flora dan fauna yang menjadi penghuni kawasan gunung ini.

Baca Juga:  6 Tips Perjalanan Wisata Alam yang Berguna saat Liburan

Pada ketinggian sekitar 2000 hingga 3000 meter ini, anda akan menjumpai daerah yang ditumbuhi aneka cemara gunung dan juga dataran yang penuh rumput, hingga padang edelweis di sepanjang kawasan ini. Aneka monyet, rusa, hingga landak banyak terdapat dan hidup di area kawasan Gunung Rinjani ini.

Daya tarik Gunung Rinjani

Kawasan Gunung Rinjani ini, merupakan salah satu kawasan yang menjadi favorit para pendaki, karena memang memiliki sisi yang menarik dan menantang untuk ditaklukan. Memang termasuk kedalam salah satu gunung yang cukup berbahaya untuk didaki.

Namun, pesona berupa kaldera, danau, savanna, hingga puncak dan kawah yang ada di sepanjang jalur pendakian merupakan salah satu yang menjadi daya pikat dan tantangan tersendiri para pendaki.

Di masing-masing pos pendakian anda akan dimanjakan pesona keindahan alam sambil melepas penat sebelum melanjutkan perjalanan.

Titik singgah

Selain itu di kawasan Gunung Rinjani ini juga memiliki beberapa titik singgah yang biasanya kerap digunakan untuk beristirahat para pendaki.

Titik singgah yang kerap dilalui ini antara lain seperti Senaru, Sembalun, hingga Tetebatu yang merupakan salah satu titik singgah sekaligus sebagai salah satu titik yang menyajikan keindahan pesona alam yang ada didalamnya.

Demikian ulasan menarik seputar destinasi Wisata Gunung Rinjani Lombok, yang merupakan salah satu gunung yang menjadi favorit para pendaki. Semoga bermanfaat!

Originally posted 2022-04-23 10:00:47.

Pencarian Populerwisata rinjani lombok

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google Berita.

Check Also

jagung bose

Liburan Ke Labuan Bajo, Deretan Kuliner Ini Tak Boleh Terlewatkan

Linamasa.com – Membahas soal tempat wisata menarik, tanah air merupakan surganya tempat wisata yang tak …